Beranda Berita utama Produk Hino Tidak Masalah dengan BBM Campuran Minyak Sawit

    Produk Hino Tidak Masalah dengan BBM Campuran Minyak Sawit

    12
    0

    Direktur Penjualan PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Santiko Wardoyo mengatakan produk Hino yakni bus dan truk tidak masalah menggunakan bahan bakar campuran minyak sawit hingga 20% atau B20. Sebab, kendaraan Hino yang diproduksi selalu dikembangkan dan disesuaikan dengan kondisi Indonesia.

    “Untuk itu bagi konsumen kami tidak perlu khawatir, karena Hino telah lulus uji dan siap menggunakan bahan bakar biodiesel 20 atau B20,” kata Santiko dalam keterangan resminya di Jakarta pada 5 September 2018.

    Sejak tiga tahun lalu Hino telah melakukan pengujian pada mesin dengan teknologi common-rail menggunakan metode uji engine bench test. Pengujian tersebut dilakukan di Balai Thermodinamika Motor dan Propulsi (BTMP-BPPT) selama 400 jam dengan beban penuh pada putaran mesin maksimum yaitu 2.500 rpm selama delapan jam/ hari.

    Metode uji tersebut merupakan yang disarankan oleh prinsipal Hino di Jepang, yang diklaim lebih memaksa mesin melakukan performa maksimal jika dibandingkan dengan road test atau kondisi pemakaian aktual di jalan.

    Hasilnya untuk mesin Hino tidak ada fenomena yang membahayakan pada pengujian tersebut, hanya terdapat penyumbatan filter bahan bakar yang diakibatkan oleh glicerol dan selulosa hasil pencampuran kelapa sawit dan solar, namun dengan kontrol dan perawatan yang benar dapat dicegah.

    “Kami menghimbau kepada pemerintah untuk menyempurnakan proses pencampuran solar dan FAME agar meminimalisir efek samping yang ditimbulkan bagi kendaraan,” kata Santiko.