Beranda Berita utama Produksi CPO 2019 Diprediksi 49,5 Juta Ton

    Produksi CPO 2019 Diprediksi 49,5 Juta Ton

    18
    0

    Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memprediksi total produksi minyak kelapa sawit tahun ini mencapai 49,5 juta ton. Total produksi ini lebih render dibandingkan produksi tahun lalu yang disebabkan berbagia faktor. “Pertumbuhan produksi tahun ini sekitar 4%-5%,” kata Ketua Umum GAPKI Joko Supriyono di Jakarta pékan ini.

    Produksi minyak sawit yang tidak sebaik tahun sebelumnya karena pengetatan ekspansi kebun serta usia tanaman yang relatif tua. “Siklusnya mungkin tidak akan sebesar 2018 sampai naik 13% dibandingkan 2017,” katanya.

    Angka pertumbuhan ini masih dalam tahap wajar. Pertumbuhan minyak sawit pada 2018 yang mencapai 13% atau ada tambahan 5 juta ton tergolong sebagai anomali. Padahal, normalnya pertumbuhan itu sekitar 1,5 juta ton-2 juta ton. Kenaikan signifikan itu kemungkinan disebabkan oleh fenomena El Nino atau bisa jadi ada perluasan lahan yang tidak terdeteksi.

    Menurut Joko Supriyono, produksi tahun ini hanya akan tumbuh normatif karena industri masih bergantung pada tanaman dewasa dan tua yang produktivitasnya mulai berkurang. Jika dihitung secara keseluruhan, luasan kebun dengan pohon sawit tua itu mencapai 2,4 juta hektare dari total luas 14 juta hektar. “Meski demikian, tahun 2019 termasuk cerah untuk komoditas sawit,” katanya.

    Hal ini karena pemerintah masih fokus mendorong investasi, termasuk di sektor perkebunan sawit, meningkatkan ekspor khususnya ke pasar nontradisional, serta memacu produktivitas nasional. Di sisi lain, pelaku usaha juga tak ketinggalan dalam membuat program kerja.

    Sejalan dengan adanya implementasi mandatori program biodiesel B20 yang akan dinaikkan menjadi B30, Joko optimistis penyerapan domestik akan lebih baik dibandingkan dengan 2018. “Pasar domestik akan lebih besar dan kuat daripada 2018,” katanya.