Beranda Berita utama Produsen Biofuel Sambut Positif Pembentukan DMO Minyak Sawit

    Produsen Biofuel Sambut Positif Pembentukan DMO Minyak Sawit

    31
    0

    Ketua Umum Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) MP Tumanggor menyambut posisit rencana pemerintah mengatur harga dan alokasi minyak kelapa sawit khusus untuk pasar domestik atau Domestic Market Obligation (DMO).

    Pengaturan harga dan alokasi ini diyakini tidak menggangu harga ekspor minyak sawit dan turunannya. Hal ini karena patokan harga untuk domestik yang ditetapkan pemerintah tidak akan kurang dari biaya biaya produksi alias masih menguntungkan.

    “Tidak masalah. Logikanya pengusaha dikasih untung kan sudah (dengan ekspor). Apalagi DMO itu tidak di bawah harga produksi, pasti di atas harga produksi,” kata MP Tumanggor di Jakarta pada 7 Maret 2019.

    Usulan menentukan harga minyak kelapa sawit mentah di dalam negeri datang dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (SSDM). Pada Januari lalu, diskusi tentang rencana ini terus dibahas di internal kementerian.

    Konsumen CPO untuk biodiesel di antaranya adalah PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero). Dua BUMN ini ditugasi pemerintah untuk mengkonversi penggunaan BBM ke biodiesel sebagai upaya untuk mengurangi impor BBM.

    Saat ini, keduanya membeli CPO dengan harga pasar. Tumanggor menuturkan, sebenarnya kalaupun Pertamina mau membeli CPO dengan harga yang tetap, bisa melalui PTPN yang sama-sama BUMN.”Produksinya hampir 2,5 juta ton. Kan bisa saja ke situ,” kata dia.