Beranda Berita utama Program B20 Membuat Indonesia Berhenti Impor Solar

    Program B20 Membuat Indonesia Berhenti Impor Solar

    31
    0

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan produksi solar dalam negeri sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sehingga impor solar dihentikan mulai Mei ini. Langkah dipastikan mengurangi defisit neraca transaksi berjalan yang selama ini menjadi beban dalam anggaran negara.

    “Sebetulnya mulai bulan depan migas itu, terutama avtur sama solar kita tak akan impor lagi. Kita mau pakai produk kita di dalam negeri yang diolah di sini,” kata Darmin Nasution pekan lalu. Produk yang diolah dalam negeri salah satunya adalah campuran minyak kelapa sawit 20 persen ke biodiesel yang dikenal dengan program B20.

    Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan penghentian impor solar karena program B20 berjalan dengan baik. “Solar sudah nggak impor karena B20 berjalan dengan baik. Selebihnya, tanya ke Pertamina,” ujar Djoko. Program B20 diterapkan sejak 1 September tahun lalu.

    Menurut Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan, selama kuartal pertama 2019, biodiesel yang tersalurkan sekitar 1,5 juta kilo liter (KL) dengan target hingga akhir tahun mencapai 6,2 juta KL.