Beranda Berita utama Rekaman Pembunuhan Khashoggi Bisa Seret Putra Mahkota Saudi

Rekaman Pembunuhan Khashoggi Bisa Seret Putra Mahkota Saudi

43
0

Rekaman pembicaraan melalui telepon antara terduga pembunuh koresponden The Washington Post dengan atasannya berpotensi menyeret putra mahkota Kerajaan Saudi Arabia, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS). Percekapan ini menyebutkan seseorang yang disebut atasan oleh terduga pembunuh yang diduga adalah MBS.

“Seorang anggota tim pembunuh menginstruksikan kepada atasannya melalui telepon untuk memberitahu bos Anda,” seperti dikutip dari New York Times yang merilis rekaman percakapan antara pembunuh dengan sang atasan.

Rekaman pembicaraan ini dibagikan oleh Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan kepada kepala negara antara lain Amerika Serikat, Prancis, Saudi Arabia, dan Kanada. Cuplikan rekaman ini yang dirilis oleh kantor berita Turki, Anadolu Agency yang kemudian dikutip oleh New York Times (NYT) pada 13 November 2018.

NYT menyebutkan rekaman percakapan itu ‘dipandang oleh para pejabat intelijen sebagai salah satu bukti terkuat’ yang mengaitkan MBS dengan pembunuhan Khashoggi. Berdasarkan laporan NYT, pengawal MBS bernama Maher Abdulaziz Mutreb adalah satu dari 15 warga Saudi yang tergabung dalam tim intelijen yang dikirim ke Istanbul menjelang kematian Khashoggi.

Tapi, di sisi lain, laporan NYT juga menyebutkan sejumlah pejabat Turki yang mengatakan bahwa rekaman audio ini ‘tidak secara konklusif melibatkan Pangeran Mohammed’.

Jamal Khashoggi merupakan jurnalis senior dan kolumnis The Washington Post yang dibunuh di dalam Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Otoritas Saudi mengakui Khashoggi tewas dalam pembunuhan berencana, setelah berulang kali menyangkal.