Beranda Berita utama SAMADE Ajak Petani Sawit Dokumentasikan Usahanya

    SAMADE Ajak Petani Sawit Dokumentasikan Usahanya

    65
    0

    Asosiasi Sawitku Masa Depanku (Samade) mengajak petani sawit menjalankan perkebunan berkelanjutan dengan cara mendokumentasikan usahanya secara rutin. Dokumentasi sangat pentung bagi petani lain dalam rangka belajar menjalankan usaha dan meningkatkan daya saing di masa depan.

    “Jika pengalaman dan pengetahuan mereka didokumentasikan bisa menjadi pelajaran penting bagi petani lain,” kata Ketua Samade DPD Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara dalam keterangan tertulisnya pekan ini.

    Dokumentasi ini akan berperan besar dalam proses menjadi petani mandiri yang menghasilkan minyak sawit berkelanjutan atau meraih sertifikasi ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil) untuk menjalankan kewajiban RSPO (Rountable on Sustainable Palm Oil) sebagai voluntary. Di sisi lain dokumentasi ini juga penting untuk aktivitas kebun dan pengelolaan usaha perkebunan.

    Berdasarkan data anggota dewan penasehat DPD Dadang Gusyana, luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia selama enam tahun terakhir cenderung meningkat. Kenaikan mencapai 2,77 sampai 11,33 persen per tahun. Pada 2010, lahan perkebunan kelapa sawit Indonesia tercatat seluas 8,55 juta hektare dan naik menjadi 10,75 juta hektare pada 2014.

    Pada 2015 diperkirakan, luas areal perkebunan kelapa sawit meningkat sebesar 5,07 persen dari tahun 2014 menjadi 11,30 juta hektare. Perkebunan rakyat saat ini tengah berkembang menjadi kekuatan inti dalam pengembangan kelapa sawit nasional. Saat ini luas areal perkebunan rakyat mencapai 3,5 juta hektare atau sekitar 30 persen dari total areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

    Dengan Samade, dia berharap dapat berkontribusi terhadap peningkatkan pengetahuan para pekebun kelapa sawit di Indonesia yang pada akhirnya memberikan dampak pada perbaikan budidaya kelapa sawit dan memberikan hasil peningkatkan produktivitas perkebunan rakyat.