Beranda Berita utama Siklus Tahunan Diyakini Bakal Dongkrak Harga Minyak Sawit

    Siklus Tahunan Diyakini Bakal Dongkrak Harga Minyak Sawit

    83
    0

    Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Joko Supriyono mengatakan faktor fundamental pergerakan harga minyak sawit mentah (CPO) adalah supply and demand. Dalam kondisi apa pun, faktor fundamental ini yang lebih banyak menentukan harga CPO.

    “Harga itu pada dasarnya faktor fundamentalnya tetap saja supply and demand,” kata Joko Supriyanto dalam seminar tentang sawit di Jakarta pada 9 Januari 2019. Berdsaarkan faktor ini, Joko yakin harga CPO akan rally dalam empat bulan pertama tahun 2019 ini.

    Optimisme membaiknya harga minyak sawit mentah ini karena dalam siklus musiman yang terjadi di perkebunan kelapa sawit, produksi pada Desember-Maret biasanya turun. Karena produksi turun, otomatis ketersediaan terbatas dan supply juga turun. Pada periode yang sama biasanya permintaan stabil dan cenderung naik.

    “Jadi, semestinya kalau tidak ada faktor lain yang mempengaruhi, harusnya dampaknya positif,” katanya. Selam ini, pola tahunan produksi kelapa sawit memang menunjukkan penurunan pada Desember-Maret. Penurunan produksi inilah yang diharapkan bisa menjadi energi mengangkat harga minyak sawit.

    Ditambah lagi, permintaan minyak sawit India diprediksi meningkat, seiring dipangkasnya bea impor minyak kelapa sawit mentah dan refinasi ke India. Sebagai importir minyak sawit terbesar di dunia, tentu naiknya permintaan India akan berdampak signifikan terhadap harga pasar.