Beranda Berita utama Trafik Transaksi di Situs AirAsia Melonjak 60 Persen

    Trafik Transaksi di Situs AirAsia Melonjak 60 Persen

    23
    0

    Tidak percuma AirAsia Group memutuskan hubungan kerjasama dengan Traveloka untuk penjualan tiket. Setelah bercerai dari online travel agent (OTA) ini, trafik transaksi di situs airasia.com justru naik tajam hingga 60%. “Trafik lumayan naik signifikan sampai 60 persen,” kata Direktur Niaga AirAsia Indonesia Rifai Taberi di Jakarta pada 10 Maret 2019.

    Dengan trafik yang meningkat tajam ini, AirAsia semakin optimistis kalau ‘perceraian’ dengan Traveloka tidak berdampak signifikan pada penjualan tiketnya. Apalagi maskapai berbiaya hemat ini masih terus menggratiskan bagasi 15 kilogram. Hal ini diyakini menjadi pilihan para pelancong dalam memilih jasa penerbangan AirAsia.

    Sebelumnya Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan juga mengatakan bahwa akhir-akhir secara penjualan tiket, pihaknya seperti kedapatan durian runtuh. Meski tiket tidak lagi dijual di Traveloka, Pegipegi, dan Tiket.com, transaksi langsung di situs dan aplikasi AirAsia cukup signifikan.

    AirAsia resmi menarik penjualannya di Traveloka setelah sejak 12 Februari 2018, Traveloka tidak menjual tiketnya. Hilangnya tiket AirAsia di Traveloka dinilai manajemen AirAsia Indonesia cukup misterius karena sampai saat ini, manajemen AirAsia belum memperoleh jawaban.

    Menurut Rifai, selama ini hubungannya dengan agen perjalanan daring atau online travel agent seperti Traveloka baik-baik saja. “Enggak tahu kenapa, padahal hubungan kita dengan partner biasanya baik-baik saja,” katanya. Pihaknya menduga ada tekanan dari kompetitor yang kuat untuk menyingkirkan AirAsia dari penjualan tiket daring.