Beranda Berita utama Vatikan: Perkebunan Sawit Bisa Membantu Pengentasan Kemiskinan

    Vatikan: Perkebunan Sawit Bisa Membantu Pengentasan Kemiskinan

    8
    0

    Direktur Lembaga Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian Vatikan, Kardinal Peter Turkson menyatakan perkebunan kelapa sawit dan perkebunan lain bisa menjadi sektor usaha untuk menghapus dan mengentaskan kemiskinan. “Sektor agriculture (perkebunan) bisa membantu pengentasan kemiskinan, termasuk perkebunan kelapa sawit,” katanya. Selain perkebunan, sektor pertanian juga penting untuk mengangkat martabat masyarakat dari jurando kemiskinan.

    “Karena itu, keseimbangan antara kegiatan ekonomi dan lingkungan harus sejalan,” kata Peter Turkson di sela-sela seminar bertajuk Eradicating Poverty through the Agriculture and Plantation Industry to Empower Peace and Humanity (Pengentasan Kemiskinan melalui Industri Pertanian dan Perkebunan untuk Memberdayakan Perdamaian dan Kemanusiaan) di Pontifical Urban University, Roma, Italia ada 16 Mei 2018.

    Seminar ini dihadiri berbagai kalangan sebagai pembicara antara lain Duta Besar Malaysia untuk Vatika Tan Sri Bernard Giluk Dompok, Kardinal Peter Turkson, Rektor Pontifical Urban University Alberto Trevisial, James Fry dari Oxford, Frans Claassen dari Europan Palm Oil Alliance, Prof. Pietri Paganini dari John Cabot University, dan Thomas Mielke dari Oil World.

    Dalam sambutan seminar, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan mengapresiasi kerja sama Indonesia, Malaysia dan Dicastery for Promoting Integral Human Development di bawah kepemimpinan Kardinal Peter Turkson. Konferensi ini merupakan forum penting untuk bertukar pikiran dan berdialog antar pemangku kepentingan mewakili pemerintah, Organisasi Non Pemerintah, akademisi dan pengusaha agrikultural termasuk sawit dan kelompok-kelompok masyarakat sipil.

    Menurut Luhut, posisi Vatikan yang murni hadir sebagai fasilitator untuk menyampaikan fakta yang lengkap mengenai industri kelapa sawit dari sudut pandang kemanusiaan dan pengurangan kemiskinan. “Kami tidak ada maksud sama sekali untuk ‘menggunakan’ Vatikan dan bertentangan dengan pihak manapun,” kata Luhut.