Beranda Bisnis Impor CPO India capai level tertinggi

    Impor CPO India capai level tertinggi

    9
    0

    JAKARTA- India menaikkan impor minyak sawit begitu Malaysia menghentikan sementara kebijakan pajak ekspor komoditas itu selama tiga bulan pertama tahun.

    Pada kuartal I/2018 diperkirakan impor India mencapai level tertinggi dalam dua tahun. Pengapalan minyak sawit ke India naik 100-150 ribu ton per bulan menjadi 850 ribu ton pada Januari dan 950 ribu ton pada Februari dan Maret tahun ini.

    Seperti dilansir http://www.theedge-markets.com, pembeli dari India adalah yang paling menikmati keuntungan paling besar dari kebijakan Malaysia yang menghentikan sementara kebijakan ekspor minyak sawitnya.

    Sandeep Bajoria, CEO Sunvin Group, konsultan dan broker industri minyak nabati yang berbasis di Mumbai, mengatakan, pembelian minyak sawit India pada kuartal I/2018 akan mencapai 2,75 juta ton atau paling tinggi sejak kuartal IV-2015, hal itu merujuk data yang dirilis Asosiasi Pengolahan Minyak Nabati India (the Solvent Extractors’ Association of India).

    Pembekuan sementara kebijakan pajak ekspor sawit oleh Malaysia dilakukan pada saat yang tepat, mengingat India telah menaikkan bea impor minyak nabati pada November tahun lalu.

    Secara total, kebijakan India itu telah menurunkan pembelian minyak minyak nabati hingga 11% pada November (yoy) dan ini adalah penurunan pertama kalinya dalam 10 bulan terakhir. Hal ini juga berdampak pada penurunan ekspor minyak sawit Malaysia hingga 24% dari tahun sebelumnya.
    “Dengan pembekuan pajak ini, India bisa membeli lebih banyak minyak sawit,” ujar Bajana Sunvin.

    Apalagi, musim dingin di India akan berakhir pada Januari, pada saat itulah permintaan minyak sawit akan meningkat pesat Dengan kebijakan pajak yang baru tersebut maka harga minyak sawit ekspor dari Malaysia menjadi lebih kompetitif dibanding minyak kedelai yang saat ini di India sudah US$ 145 per ton lebih mahal dari minyak sawit.(sand)