Beranda Bisnis Replanting sawit tambah produktivitas Rp 125 triliun per tahun

    Replanting sawit tambah produktivitas Rp 125 triliun per tahun

    23
    0

    JAKARTA-Kementerian Pertanian (Kementan) akan menambah luasan perkebunan kelapa sawit milik rakyat yang masuk dalam program peremajaan tanaman (replanting).

    Asumsinya, apabila program replanting kelapa sawit itu bisa dengan cepat dilakukan secara serentak maka akan menghasilkan nilai tambah produktivitas sebesar Rp 125 triliun per tahun.

    Dirjen Perkebunan Kementan Bambang di Jakarta, Jumat (4/1) menyatakan, dari total 11,90 juta hektare (ha) kebun kelapa sawit di Indonesia terdapat 4,70 juta ha perkebunan rakyat atau 48%. Dari 4,70 juta ha tersebut, seluas 2,40 juta ha di antaranya masih dikembangkan secara tradisional oleh petani dan tidak sedikit yang menggunakan benih asalan atau tidak bersertifikat.

    Bahkan, kebun kelapa sawit yang menggunakan sumber benih tidak baik itu sekarang berkembang jutaan ha dan akibatnya produktivitasnya rendah yaitu hanya 1-2 ton minyak sawit mentah (crude palm oil) per ha.

    Menurut Bambang, apabila program replanting kelapa sawit itu bisa dengan cepat dilakukan dengan serentak maka akan menghasilkan nilai tambah produktivitas sebesar Rp 125 triliun per tahun. Itu semua apabila seluruh perkebunan sawit rakyat mampu memproduksi minimal 8 ton CPO.

    “Dengan begitu, setiap tahun kita bisa mendapatkan nilai tambah produktivitas Rp 125 triliun. Artinya, dengan replanting itu sama dengan menambah pendapatan negara,” ujar dia.(sand)