Trump : Jangan Cuma Salahkan Rusia

Trump : Jangan Cuma Salahkan Rusia

19
0

FBI menyebut Rusia mengacak-acak jaringan internet Amerika Serikat. Tidak hanya jaringan Partai Demokrat yang diretas, tetapi juga Partai Republik. Tapi apa jawab Donald Trump?

Menurutnya, itu mungkin memang benar. Tapi, kata Trump, Rusia tidak seharusnya menjadi satu-satunya pihak yang disalahkan atas semua pembobolan keamanan jaringan internet di Amerika Serikat.

Menurut Presiden terpilih AS itu, dia mengaku sudah menerima penjelasan soal itu dari badan intelijen nasional. Tetapi karena informasinya bersifat sangat rahasia, dia tidak bisa mengungkapkannya kepada publik.

Menurutnya, dia hanya berani mengatakan, bahwa seluruh dunia memiliki ketertarikan untuk meretas Amerika Serikat. “Negara yang melakukannya bisa saja Rusia, China atau siapapun,” katanya dalam konferensi pers yang dilakukannya di Trump Tower, Rabu 11 Januari 2017 pagi waktu setempat.

Dia mengakui, bahwa peretasan informasi tanpa izin adalah aksi yang sangat buruk. “Itu seharusnya tidak dilakukan. Tetapi lihat hikmahnya, kita bisa belajar sesuatu dari peretasan 22 juta nama ini,” ungkapnya yang dilaporkan Mirror, Kamis (12/1).

“Hillary sempat ditanya soal peretasan yang dialaminya ketika debat kandidat, tetapi tidak melaporkannya. Kalau itu terjadi pada saya, pasti sudah saya laporkan,” tambahnya.

Dan FBI pun menyebut, bukan hanya Partai Republik yang diretas, tetapi juga Komite Nasional Demokrat (DNC) yang mengalami peretasan. Kendati serangannya tidak separah yang dialami Komite Nasional Demokrat (DNC).
“DNC sangat rawan diretas, karena pengelolaan mereka benar-benar buruk,” tambah Trump. jss